Bandung there and there..

ITB there and there

Our journey to Bandung have brought us straight to ITB (Institut Teknologi Bandung) due to my application to its Master Program of Design…yep!I’m going to continue my master there..gladly  it’s cleared after struggling fighting back and forth trough the thick clouds (looking for school and trying to apply NUS at Singapore) , finally I reached the rainbow..I see clarity (you cannot have one without loose the other)..so I decided to take ITB instead while we (me and hubby) put forth for the house of our own, we’re running forward to the future, to settle down, having children, and running a business..we have faith on that..amen.

instalation made of bamboo

after put all the docs to the registration office we walked and enjoyed the scenery around campus, we found new things; pedestrians, installations, and of course places to window shop..Paris Van Java

paris van java
paris van java
paris van java

Depot Saribanon Ciwalk-a vernacular resto

It’s a gift, I might say, to spend the ultimate 3 days of holiday at Bandung. From am to pm enjoying the breeze of mountain air at the higher ground of Bandung and seeing these beautiful people and lots of window display all the way around are so tantalizing..and right here I belong sitting at Saribanon Depot at Ciwalk, I’m typing in front of the stacks of beauty ahead with my laptop, then I begin to notice that every details in this place is considered as pretty..from the chair I sit at, the walls, even the hanging lamps convey Betawi culture. One thing so strong is the character design, it’s a vernacular..it’s a genre of art and outdoor constructions made by untrained artists who do not recognize themselves as artists as seen on trucks, pedicabs and even murals on the public space.

gampang dikenal sulit dilupakan
saribunon ciwalk bandung
kutunggu kedatanganmu
maafkan rambo mama
the exterior
the interior
lamp made of bawl

 

 

C20 DIY Report : Premier Launch at IFI

Well hello C20 for the report launch of the ” A Note on Progress” a compilation note  of communities in Surabaya.

Back again on my post “Art work for Brangerous”, posted at December 30, 2011 was one being worked  by C20 and later became this note..finally they’ll publish it and I just can’t wait for it coz Brangerous will of course once again be in the spotlight among those art enthusiasts and hopefully with the consistency either from the communities and C20,  will passionate the activities of artistry  in Surabaya.

POSTERdiyreport20111
2011 DIY Report: A Note on Progress
Pameran arsip : 14-20 Maret 2012
Diskusi & Presentasi : Jumat, 16 Maret 2012, pk. 18.30
Tempat : Pusat Kebudayaan Prancis (Institut Français d’Indonesie) Surabaya
Jl. Darmokali 10 Surabaya 60265
Meskipun merupakan kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya ternyata tidak masuk dalam jajaran kota yang disiapkan menjadi kota kreatif di peta nasional.  Memang, kota besar bukan berarti secara otomatis adalah kota kreatif.  Malah, dalam kasus Surabaya, banyak yang berpendapat bahwa kreatifitas dan kegiatan-kegiatan yang tidak berkaitan langsung dengan industri ataupun perdagangan, tidak mendapatkan ruang ataupun apresiasi di sini.
Mulai tahun lalu, kami menggelar Design It Yourself, satu rangkaian acara desain yang digelar selama bulan Oktober 2011 di Perpustakaan C2O.  Dalam acara ini, kami mengajak berbagai pihak, mulai dari komunitas kecil, praktisi bisnis, dan akademisi yang berkaitan dengan desain, terutama di Surabaya, untuk bersama-sama mengintrospeksi diri dan berbagi cerita mengenai situasi kondisi masing-masing dalam satu forum sharing & presentasi.  Berbagai disiplin desain diulas di sini, mulai dari pengantar desain, tipografi, bisnis dan manajemen desain, fashion, branding, digital media design, komik, urban art, hingga urban planning dalam bentuk diskusi santai dan pemutaran film yang berkaitan.
Terlepas dari segala kekuranganya, DIY 2011 mendapat banyak respon, kritik, dan masukan bernada positif baik dari panelis maupun pengunjung.  Respon dan gelombang energi positif ini harus dijaga alur dan ritmenya serta disebarkan seluas mungkin. Untuk itu akan diluncurkan publikasi pasca acara: DIY Report 2011.

Harapannya, dengan adanya publikasi & website ini, diskusi di DIY Oktober 2012 nanti akan lebih progresif dan berdampak lebih nyata. Kami berharap, keberadaan dokumentasi dan publikasi ini dapat sedikit membantu membuat permasalahan-permasalahan yang mungkin terasa begitu kompleks dan kabur menjadi lebih terlihat (visible) dan terwujud (tangible).  Kami percaya, dokumentasi dan referensi adalah langkah awal yang penting untuk sebuah proses: Design It Yourself.
 
INFO:
Anitha Silvia (Email: public@c2o-library.net / Ph: 0856 4543 8964 )

What we love about French-the D day

Finally the D day is coming for the exhibition…Brangerous is ready to highlight the city..

the crowd
artwork from the perspective

when I reached the spot CCCL (Centre Culturel et de Cooperation Linguistique) or now known as IFI (Institut Francais Indonesia) http://www.ccclsurabaya.com/, an hour after the opening, I was greeted by hustle and bustle people who attended to the exhibition. I never thought that it would be so spectacular..I’m very proud of the Brangerous angels for all the time and effort making the solo exhibition success. I’d like to say thank you for the opportunity you guys given to me to be part of this sisterhood and hopefully Brangerous will be going strong forever…Go Vag***na!…

shelly’s fashion photography
shelly-me-niendy
me and masterpiece
write down your mind..then…
..yes put it there in the bra..
..and posing for a while..don’t forget your mustache!
..and strike another pose..
and another one..with more friends joining

19 artist have joined enliven the exhibition with more than 20 art works displayed on the rows inside the IFI old authentic building. Here are the artiste:

FIRST ROW
Upluk-upluk (illustration/mixmedia) by Iis Yunus
Liberty/Fraternity/Equality (Digital painting) by Abigail Niendy
Girl with Flower Bandana (Illustration/ Coffee Art) by Rizalina
Padam Padam Padam (Animation Video) by PinkanVictorien
Got it (Mix Media) by Tia Arochmanty

SECOND ROW:
Le Francais en Cliches/ Les Vacances (Illustration/Digital Print) by Nitchii
Eiffel Tower yang hidup (Comic)
I LOVE FRENCH-MY DESKTOP/MY SHOES/MY COFFEE (MIX MEDIA) BY LURYCOCO

THIRD ROW
Hourglass (Illustration/Digital Print) by Dechapoe
Ego/ Hypno/Blody Valentine (Illustration/Digital Print) by Florence Debora Patricia
Francois (Collage/Paper craft) by Putri Macan
Met You in the Garden (Illustration/Paper craft) by Citra Prameswari
Oh La La (Paper craft) by Narendra Dyah
Ma Petite France sur le Mirroir (Painting/Mix Media) by Maria Goretti
La Vie en Rose (Typography/Mix Media) by Dinar Amelia
Eiffel (Paper craft) by Okky Puspitasari

FORTH ROW
Urban Play (Paint on Canvas) Maria Nala Damayanti
Fashion (Photography) by Shelly Bertha Idelia
Le Jolies de la Vie (Illustration) by Misstyzha
to find out more about Brangerous log on to
Brangerous.blogspot.com

 

maria goretti’s
niendy’s
dinar’s
the colorful one-maya’s
tantalizing pop up
the most genuine artwork-citra’s
amazing artwork-dreamy fantasy visualization-Decaphoe
urban art work
nitchii’s
the ultimate publication-get exposed in metropolis jawa pos

IFI Surabaya Tampilkan Kelompok Brangerous

Ditulis oleh Redaksi Surabayakita

rabu, 29 Februari 2012 20:06

Français d’Indonésie – centre de Surabaya, atau disingkat IFI memberikan sesi kegiatan kebudayaan di bulan Januari hingga Maret 2012 kepada para seniman dan partner kerjasamanya sebelum pindah ke lokasi baru pada akhir Maret 2012.Seniman yang akan unjuk karya kali ini adalah kelompok perempuan berbakat di bidang seni visual, Brangerous.Setelah sukses besar pada pameran pertama mereka di CCCL (sebelum berganti nama menjadi IFI – Surabaya), kini kelompok perempuan kreatif ini kembali unjuk karya.

BRAngerous, nama komunitas perempuan muda berbakat di bidang seni visual ini. Apa yang mereka sukai dari Prancis ? Keunikan dan kekayaan budayanya, Jawaban pertanyaan ini akan mereka sampaikan melalui sajian karya seni visual berjudul ”What We Love About France”, yang kami tampilkan pada 6 – 12 Maret di galeri IFI Surabaya, jalan Darmokali 10 Surabaya.
Kekaguman terhadap Prancis ini akan  mereka tuangkan dalam berbagai jenis karya antara lain ilustrasi, papercraft, lukisan, instalasi, serta fotografi. Ekshibisi dilakukan pada bulan Maret sekaligus untuk memperingati ‘Hari Perempuan Sedunia’ (International Women’s Day) yakni tanggal 8 Maret.(red)

suarasurabaya.net| Prancis tidak hanya dikenal sebagai negara dengan seni serta budaya yang cukup tinggi dan dikenal diseluruh dunia, tetapi setiap orang pasti punya cerita masing-masing ketika mendengar nama Prancis. Tak hanya menara Eiffel tentunya.
Sudut-sudut kota Paris, cita rasa kuliner Prancis, serta eksotika Prancis sendiri dengan beragam seni dan budanyanya, itulah yang coba ditampilkan beberapa artis muda kota Surabaya yang bergabung dalam BRAngerous.
Dituangkan dalam berbagai media, diantaranya foto, ilustrasi, papercraft, lukisan, seni instalasi atau collage, kekaguman atas keunikan serta keindahan Prancis dipamerkan oleh komunitas BRAngerous.
Sebuah collage yang menampilkan potongan-potongan kertas dengan gambar-gambar indah, tetapi tetap menampilkan ikon-ikon Prancis diantaranya menara Eiffel ditampilkan komunitas ini dengan menonjolkan warna-warna cerah.
Beberapa frame berisi foto juga ditampilkan dengan memilih model yang terkesan sangat biasa, tetapi memiliki nuansa seni yang berbeda. Bukan sekedar foto biasa, tetapi karya itu seakan merupakan bagian mossaik besar Prancis.
Pameran seni rupa bertajuk: What We Love About France, kali ini digelar mulai 6 Maret 2012 sampai dengan 12 Maret 2012, bertempat di Galeri Institut Francais Indonesia (IFI) atau CCCL Surabaya.
“Ini memang pameran yang kesekian kalinya yang digelar oleh woman art community bernama BRAngerous, yang sebelumnya sudah pernah berpameran dan menggelar karyanya di tempat yang sama,” tukas Krisna Pramenda atase press IFI Surabaya saat ditemui suarasurabaya.net, Selasa (6/3/2012).(tok)Peringati Hari Perempuan SeduniaIFI Gelar Pamerkan 30 Karya Terbaik Perupa PerempuanSurabayaRabu, 07 Maret 2012 02:00 WIB

Karya Perupa Muda Perempuan Surabaya dilihat langsung pengunjung dari Perancis

LENSAINDONESIA.COM: Unjuk karya seni visual yang diwakili komunitas perempuan muda di Surabaya bernama ‘BRAngerous’ menampilkan karya terbaik mereka di IFI (Institut Français d’Indonésie) centre Surabaya, Jl Darmokali 10.
Mewakili panitia acara sekaligus ketua komunitas ‘BRAngerous’, Maria Goretti mengatakan, kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya diadakan.
Dalam kegiatan  tema ”What We Love About France” (apa yang kita cinta tentang perancis) ini, dua puluh perupa perempuan muda dari Surabaya akan memamerkan hasil karyanya masing-masing.
Tercatat, ada sekitar 30 karya seni rupa dari jenis ilustrasi, papercraft, lukisan, instalasi hingga fotografi akan memeriahkan acara yang sekaligus untuk memperingati ‘Hari Perempuan Sedunia’ (International Women’s Day) ini.
“Komunitas BRAngerous dibentuk tahun 2007 oleh tujuh orang perintis. Saat ini jumlahnya telah berkembang menjadi dua puluh anggota perupa, bahkan ada anggota termuda yang masih berusia 7 tahun. Pameran akan digelar sampai tanggal 12 maret mendatang,”kata Maria Goretti kepada LICOM, (07/03/2012).

I thank to all Brangerous Angels..don’t give up, keep working..

Brangerous angels

I love French for IFI (Institut Francais Indonesia)

These are my artwork for 6th March 2012, What we love about French..

The concept is to portray the idea when people falling in love, they just can’t stop thinking about the one they love, and adore..they starting to see the image of their beloved one every where, every time..like in the very first morning you have your breakfast, or you with cup of tea and cake enjoying the scenery of orange dusk hugging the sky or even when you walking trough your closet and finally find your long time missing funky chunky shoes just right there…and all of a sudden you feel like you’re in French, you feel soooo fashionable and romantic!…waiit, waiitt, that was hell of a concept, wasn’t it?

"see French in my desktop"

Creative Commons License
French Je t'aime (part two):see my French in my desktop by see my French in my desktop by Lurycoco is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License.
Based on a work at www.lurycoco.com.
Permissions beyond the scope of this license may be available at http://www.lurycoco.com/.

"see French on my shoes"

Creative Commons License
French Je t'aime (part three):see my French in shoes by see my French in shoes by Lurycoco is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License.
Based on a work at www.lurycoco.com.
Permissions beyond the scope of this license may be available at http://www.lurycoco.com/.

"see French in my tea"

Creative Commons License
French Je t'aime (part one):see my French in my tea by see my French in my tea by Lurycoco is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License.
Based on a work at www.lurycoco.com.
Permissions beyond the scope of this license may be available at http://www.lurycoco.com/.

 
http://brangerous.blogspot.com/